Para pecatur putra dan putri Indonesia menutup pertandingan babak terakhir Asian Individual Chess Championship yang diselenggarakan di Danat Hotel Resort, Al, Ain, UEA, Kamis (15/5), tanpa ada seorang pun yang menderita kalah. Ada empat pecatur putra yang menang dan dua remis. Sementara seluruh lima pecatur putri remis semuanya. Hasil selengkapnya dapat dilihat dalam table di bawah ini:

 

Rd.

Bo.

No.

 

Name

Rtg

Pts.

Result

Pts.

Name

Rtg

 

No.

9

29

82

FM

Chinguun Sumiya

2419

0 - 1

GM

Megaranto Susanto

2477

54

9

36

92

IM

Arfan Aditya Bagus

2402

4

1 - 0

4

IM

Muthaiah Al

2487

46

9

40

104

IM

Setyaki Azarya Jodi

2364

4

½ - ½

4

GM

Siddharth Jagadeesh

2472

56

9

53

84

IM

Tarigan Gilbert Elroy

2415

1 - 0

CM

Matyakubov Miraziz

2272

121

9

54

102

IM

Firman Syah Farid

2369

½ - ½

IM

Audi Ameya

2408

87

9

57

75

GM

Priasmoro Novendra

2437

3

1 - 0

3

FM

Nikookar Mahdi

2202

126

9

19

58

WIM

Fisabilillah Ummi

2115

½ - ½

WIM

Chitlange Sakshi

2215

41

9

22

6

IM

Aulia Medina Warda

2377

4

½ - ½

4

WIM

Nadirjanova Nodira

2130

54

9

25

35

WIM

Sihite Chelsie Monica Ignesias

2239

4

½ - ½

4

WCM

Emujin Enkh-Amgalan

1917

80

9

28

66

WIM

Gunawardhana Devindya Oshini

2068

4

½ - ½

WIM

Latifah Laysa

2262

29

9

30

44

WGM

Citra Dewi Ardhiani Anastasia

2202

½ - ½

WFM

Noshin Anjum

2013

72

 

Ranking terbaik pecatur putra Indonesia ditempati GM Susanto Megaranto, yaitu ranking 29 dari 154 peserta yang berasal dari 33 negara. Susanto membukukan 5,5 poin dari 9 babak. Tiga babak terakhir dia menangkan semuanya. Seandainya empat babak terakhir yang dia menangkan semuanya, ia dengan 6,5 poin akan masuk 10 besar dan mendapatkan tiket Piala Dunia Catur. Sayang babak keenam dia kalah dari IM Bai Adelard dari Taiwan dalam posisi menang. Seperti yang sudah diceritakan sebelumnya, dalam posisi unggul Susanto sengaja bermain cepat karena melihat waktu pikir Bai sudah tinggal dua detik pada langkah dua puluhan. Susanto jadi bernafsu untuk menghabiskan waktu pikir Bai. Padahal setiap langkah semua pemain mendapat tambahan 30 detik. Ini suatu sikap atau keputusan yang salah kalau dalam posisi unggul. Kalau posisi unggul ya harus tenang dan main sabar manfaatkan keunggulan tersebut (kejadiannya karena main cepat Susanto yang malah membuat kesalahan fatal). Berbeda kalau posisi kalah boleh memanfaatkan keunggulan waktu main cepat dengan harapan lawan membuat kesalahan.

 Posisi putra Indonesia selanjutnya berturut-turut adalah IM Adytia Bagus Arfan (ranking 64 dengan 5 poin); IM Gilbert Elroy Tarigan (70 dengan 4,5 poin); IM Azarya Jodi Setyaki (92 dengan 4,5 angka); IM Farid Firman Syah (97 dengan 4 poin); GM Novendra Priasmoro (106 dengan 4 poin).

 Sementara di bagian putri Indonesia, ranking terbaik ditempati WIM Ummi Fisabilillah yaitu ranking 28 dari 100 peserta berasal dari 23 negara dengan 5 poin. Posisi selanjutnya IM Medina Warda Aulia (ranking 48 dengan 4,5 poin); WIM Chelsie Monica Sihite (49 dengan 4,5 poin); WGM Dewi AA Citra (70 dengan 4 poin); WIM Laysa Latifah (71 dengan 4 poin).

 Mengenai bertambah dan menurunnya rating para pemain, di bagian putra ada tiga pecatur yang bertambah dan tiga lainnya turun. Rinciannya sbb: Susanto tambah 6,4 poin; Adit tambah 2,3 poin; Farid tambah 1,6 poin; Gilbert turun 0,6 poin; Jodi turun 5,1 poin; dan Novendra turun 11,7 poin.

 Di bagian putri, yang tambah cuma Ummi, yaitu 38 poin. Empat putri lainnya semuanya turun dengan rincian sbb: Chelsie turun 15,6 poin; Medina turun 21,6 poin; Citra turun 43,8 poin; dan Laysa turun 61,4 poin.