Kekalahan tragis WIM Ummi Fisabilillah (2115) dari WFM Mariya Yakimova (2260 Rusia) pada babak 8 AICC Rabu (14/5) langsung melenyapkan harapan nya untuk menjadi WGM keempat Indonesia karena rating lawan terakhirnya di babak 9 WIM Sakshi Chitlange dari India memiliki rating 2215 yg tidak mencukupi persyaratan rating Norma WGM dengan 5½ poin yang minimal rata - rata rating terrendahnya adalah 2320. Ummi main jelek sekali karena keliru memainkan variasi yang sudah dipersiapkan sebelumnya. "Terlalu banyak variasi yang dipersiapkan, yang keluar malah kelupaan," jelas Ummi kemudian. Kini tugas setiap pemain adalah memperbaiki atau menambah rating pribadi masing - masing untuk disebut berprestasi. Bagi Ummi, sampai babak 8 rating nya sudah bertambah 35,2 poin. Tapi ia perlu menang besok karena salah satu syarat menjadi WGM adalah pernah mencapai rating 2300. Ia masih kurang banyak. Selain Ummi, tiga pecatur putri Indonesia lainnya juga kalah. IM Medina Warda Aulia (2377) dikalahkan WGM Uurtsaikh Uuriituya (2187 Mongolia. WGM Dewi AA Citra (2202) kalah dari Zorigoo Naransolongo (1815 Mongolia). WIM Laysa Latifah (2262) kalah dari WCM Asal Salimova (2003 Uzbekistan). Cuma WIM Chelsie Monica Sihite (2239) yang remis vs WFM Enkh-Amgalan Enkhrii (2142 Mongolia). Di bagian putra hanya GM Susanto Megaranto (2477) dan IM Azarya Jodi Setyaki (2364) yang menang. Masing - masing mengalahkan FM Asrorjon Omonov (2387 Uzbekistan) dan FM Mahdi Nikookar (2202 Iran). Sementara IM Aditya Bagus Arfan (2402) dan IM Farid Firman Syah (2369) remis dengan IM Chen Qi B (2482 China) dan FM Miras Assylov (2249 Kazakhstan). IM Gilbert Elroy Tarigan (2415) dan GM Novendra Priasmoro (2437) masing - masing kalah dari GM Pranav V (2621 India) dan FM Shou Otsuka (2339 Jepang). Poin pecatur Indonesia sebagai berikut: 4½ Susanto; 4 Jodi dan Adit; 3½ Gilbert dan Farid; 3 Novendra. Utk putri: 4½ Ummi; 4 Medina dan Chelsie; 3½ Citra dan Laysa.