Inovasi pembinaan catur Indonesia terus dikembangkan JAPFA Chess Festival yang disponsori oleh PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk selama 24 tahun terakhir. Kalau sebelumnya penekanan lebih pada turnamen professional, kali ini ada minggu untuk edukasi catur buat masyarakat luas. Pertama bertempat di Tebet Eco Park pada Sabtu 10 Agustus para pengunjung akan dilibatkan dalam acara Fun Chess Games yang berhadiah uang.

Kedua, bertempat di Area Car Free Day depan Mall FX Sudirman pada Minggu 11 Agustus akan diadakan pertandingan catur simultan 20 meja antara masyarakat car free day melawan Grandmaster Susanto Megaranto. Setelah itu masih ada satu lagi acara di mana GM Susanto Megaranto akan bermain catur tanpa melihat papan catur alias catur buta (blindfold chess) melawan seorang influencer. Bintang film Olga Lydia sudah menyatakan kesediaannya untuk tampil mewakili influencernya.

Olga Lydia yang terkenal sebagai seorang aktris, model, presenter, dan produser film Indonesia juga penggemar catur. “Saya senang main catur walau tidak jago,” kata finalis dalam pemilihan Wajah Femina tahun 1994 itu. 

Olga, yang telah membintangi lebih dari 20 film layar lebar (beberapa filmnya yang sukses dan terkenal adalah “Soegija” 2012, “12 Menit, Kemenangan untuk Selamanya” 2014, “Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan” 2019, “A World Without” 2021, dan “Mungkin Esok Lusa atau Nanti” 2024), serta sebagai produser eksekutif dan sutradara telah menghasilkan film “Sang Pemimpi” 2009, “Negeri 5 Menara” 2012, dan “Rectoverso: Cinta yang Tak Terucap” 2013, dan sebagai pebisnis Olga mengelola studio rekaman dan kursus vocal bernama Rumah Bintang, tempat biliar La Forca dan restoran Poke Sushi.

Jadi tidak mengherankan jika untuk tampil melawan GM Susanto Megaranto, Olga juga mempersiapkan diri dengan antara lain berguru dan meminta tip bermain catur yang baik dan benar dengan datang ke Sekolah Catur Utut Adianto di Bekasi seperti dapat dilihat dalam beberapa foto di bawah ini. “Saya juga bukan akun di chess.com dan main disitu, dan dapat rating seribu,” cerita Olga tergelak hahaha.

 

Olga Lydia latihan catur di Café Tutur yang terletak di Sekolah Catur Utut Adianto Bekasi (Foto oleh Kristianus Liem)

 

Lawan latih tanding Olga adalah Wasit Catur Internasional (WI) Herman Kurniadi yang membelakangi lensa dan wasitnya adalah Humas PB Percasi Urry Kartopati (Foto oleh Kristianus Liem)

 

Olga juga menyempatkan foto bersama Eka Putra Wirya dan putrinya Nita Natania di depan dinding Museum Catur Indonesia (Foto oleh Kristianus Liem)